LOGIN


email

password

Program Kami



Performance Management

2 DAYS

Di tengah perubahan lingkungan usaha yang bergejolak, tidak pasti, kompleks dan ambigu, mendorong organisasi untuk menciptakan sistem manajemen kinerja yang bisa beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan tersebut. Pelanggan yang semakin menuntut adanya sebuah produk yang lebih baik, cepat, dan murah, persaingan yang ketat, serta perubahan teknologi yang semakin canggih, menjadi pemicu diperlukannya sistem manajemen kinerja yang praktis, adaptif dan kreatif. Target kinerja individu / tim yang merupakan turunan dari target kinerja perusahaan, mau tidak mau dituntut untuk selalu dikaji ulang setiap saat mengingat tuntutan pasar terhadap kinerja perusahaanpun berubah dengan dinamis.

 

Kecenderungan sebagian besar perusahaan dalam mengelola sebuah kinerja karyawannya hanya terfokus pada aktifitas penilaian kinerja (performance appraisal) yang secara periodik dilakukan tahunan atau per semester. Bagi yang sudah mengawali dengan aktifitas perencanaan kinerja (performance planning), di dalam proses implementasinya masih sering dirasakan sebagai tambahan beban kerja bagi karyawan. Karyawan cenderung memandang kegiatan manajemen kinerja hanya sebatas tuntutan organisasi dan formalitas semata. Kurangnya perayaan-perayaan kecil atas pencapaian harian atau mingguan, tidak adanya sistem yang secara adil dan terbuka mendukung pencapaian tersebut, hingga format evaluasi yang kompleks dan menunggu waktu yang cukup lama, membuat sistem manajemen kinerja yang ada menjadi tidak berfungsi dengan baik. Mengacu pada survey yang dilakukan Deloitte, hanya 8% perusahaan yang percaya dengan menggunakan sistem manajemen kinerja tradisional akan berpengaruh pada peningkatan kinerja perusahaan.

 

Lewat pelatihan 2 hari, peserta akan dibekali kemampuan untuk membangun sistem manajemen kinerja yang lebih adaptif, fleksibel, dan kreatif. Kesuksesan masa depan organisasi sangat tergantung pada seberapa banyak penerapan komunikasi yang terbuka, umpan balik dan dukungan yang sering, serta peranan leader sebagai coach bagi timnya untuk bertumbuh. Survey tahun 2015 dari TinyPulse menyatakan bahwa 42% dari karyawan milenial menginginkan umpan balik mingguan dari atasannya. Penghargaan sosial, kesempatan untuk bekerjasama, kepercayaan dalam mengelola pekerjaan dan kebebasan dalam unjuk prestasi, menjadi faktor pendukung terciptanya sistem manajemen kinerja yang baru. Hal inilah yang akan menjadi dasar dibentuknya agile performance management. Agile performance management adalah sebuah pendekatan baru terkait evaluasi dan pengembangan kinerja karyawan yang dilakukan melalui proses interaktif serta berjalan secara terus menerus.

 

Metode pembelajaran:

  • Pengajaran konsep dan praktek terbaru dari Agile Performance Management
  • Diskusi dan simulasi kelompok
  • Studi kasus
  • Pemutaran film terkait

OBJECTIVE

  1. Peserta memperoleh pengetahuan terkini dan contoh praktis terkait Agile Performance Management
  2. Peserta memiliki kesempatan bersimulasi untuk praktek menerapkan Agile Performance Management
  3. Peserta mampu menyusun dan menerapkan Agile Performance Management di perusahaan masingmasing.

PARTICIPANTS

  1. Anggota manajemen
  2. Pemerhati/ Praktisi SDM dan Organisasi

SCOPE

  1. Leading in Disruptive Era
  2. What is Agile Performance Management
  3. Agile Performance Management Process
  4. Annual vs Continuous Feedback (Just In Time Learning)
  5. Appraisal vs Development
  6. Fixed vs Flexible Goal Setting
  7. Collaboration vs Dictation
  8. Supportive Leadership through effective coaching
Download Syllabus

SCHEDULE 19

Saat ini belum terdapat jadwal untuk program ini.